Rabu, 18 Juli 2018

Budidaya Burung Lovebird








Beternak burung lovebird menjadi salah satu usaha yang sangat menjanjikan, mengingat banyaknya peminat burung ini di pasaran. Selain itu, lovebird juga menjadi salah satu burung primadona yang sangat populer di negeri ini. Budidaya burung lovebird tidaklah sulit hanya saja butuh ketekunan dan memiliki sifat hobi beternak burung. Langkah dasar yang harus diketahui oleh Peternak Lovebird yang bisa dijadikan sebagai panduan dalam budidaya burung Lovebird untuk pemula adalah:

1. Indukan Lovebird harus Sehat dari Turunan Berkualitas
Indukan Lovebird haruslah dipilih dari keturunan yang terjaga kualitasnya. Indukan yang baik akan menghasilkan keturunan yang baik. Indukan yang berasal dari turunan yang bagus dan sehat berkualitas, tentu saja anakannya juga akan berkualitas nantinya. Setelah proses pemilihan kualitas, selanjutnya Anda pilih indukan Lovebird berdasarkan kualitas suaranya ataupun kualitas warna bulunya, tergantung akan ke arah mana Anda dalam beternak Lovebird nantinya, apakah untuk kontes Kecantikan Warna Lovebird atau untuk kontes suara lovebird.

2. Pastikan Usia Lovebird sudah Siap Kawin
Seekor Lovebird siap kawin biasanya menginjak usia minimal satu tahun, meskipun dalam kondisi tertentu sebelum usia 1 tahun ada juga yang kawin, namun biasanya kurang bagus hasilnya. Perlu juga diperhatikan, cobalah memilih Lovebird jantan yang usianya lebih tua dari lovebird betina. Hal tersebut bertujuan supaya indukan jantan lebih bisa mendominasi saat melakukan proses perkawinan.

3. Pembuatan Kandang Lovebird
Cara Ternak Lovebird Agar Sukses Untuk Pemula juga dipengaruhi oleh kandang atau sangkar lovebird itu sendiri, karena harus menyesuaikan dengan banyaknya lovebird yang akan disilangkan nantinya. Untuk jumlah indukan Lovebird yang masih terhitung sedikit atau misalnya hanya sepasang Lovebird saja, maka Anda cukup membuat Kandang Lovebird yang ukurannya sekitar 50 x 100 x 50 cm. Sedangkan jika jumlah indukanya cukup banyak, maka buatlah Sangkar Lovebird yang ukurannya jauh lebih besar dan bersekat-sekat.

4. Tempat Bertelur Lovebird
Beternak Lovebird memang tidak akan lepas dari yang namanya Glodok atau tempat bertelur dan juga tempat mengerami telur, karena tanpa adanya gelodok, maka seekor indukan lovebird akan susah bertelur dan meskipun dia bertelur namun tidak akan mau mengerami telurnya. Glodok tersebut biasanya terbuat dari bahan kayu yang cukup keras dengan ukuran rata-rata 20 x 20 x 25 cm dan umumnya berbentuk kotak persegi. Agar indukan Lovebird bisa merasa nyaman, maka sebaiknya di sekitar glodok tersebut disediakan kayu hasil serutan, ranting-ranting kecil dan juga dedaunan agar indukan bisa membuat sarang di dalam glodok tersebut. Oh ya, biarkan saja mereka membuat sendiri sarangnya.

5. Bedakan Jenis Kelamin Lovebird
Penting sekali bagi Anda untuk mengetahui dengan jelas jenis kelamin Lovebird yang akan Anda kawinkan benar-benar memiliki jenis kelamin yang berbeda. Karena dalam beberapa kasus, banyak sekali Lovebird kelihatannya selalu berpasangan ternyata memiliki jenis kelamin yang sama. Banyak kejadian jika Lovebird betina yang terlihat mesra berpasangan dengan sesama lovebird betina dan begitu juga sebaliknya. Hal ini menjadi salah satu sebab kegagalan terbesar bagi peternak pemula. Untuk mengetahui dengan jelas dan benar jenis kelamin Lovebird jantan dan betina yang akan Anda jadikan sebagai indukan nantinya, Anda bisa membaca artikel Cara Membedakan Lovebird Jantan dan Betina Paling Akurat ini. Di tahap ini memang diperlukan sebuah kesabaran dan ketekunan yang cukup ekstra karena disinilah letak penting sebuah kegagalan atau kesuksesan dari penangkaran lovebird itu sendiri. Pastikan Anda melakukannya dengan sangat baik di tahap ini.

6. Makanan Lovebird mempengaruhi proses bertelur
Cara Agar Lovebird Cepat Bertelur bisa juga dengan mencoba memberi pakan yang memiliki nilai gizi cukup tinggi agar asupan gizi pada lovebird biaa terpenuhi. Anda bisa mencoba memberikan Pakan Lovebird dari bahan – bahan alami berkualitas tinggi seperti biji sawi, milet, jagung muda, kwaci, tauge, kenari seed dan tulang sotong. Untuk tolong sotong sendiri, banyak peternak lovebird profesional yang mewajibkan makanan jenis ini. Kandungan proteinnya yang sangat tinggi jadi nilai lebih bagi indukan lovebird, dan itulah yang menjadikan tulang sotong pilihan utama bagi makanan lovebird.

Cara Mengawinkan Lovebird dengan baik dan benar
Setelah dasar-dasar Cara Ternak Lovebird dengan benar, maka langkah selanjutnya tentu saja adalah proses mengawinkan indukan lovebird. Lalu bagaimana caranya mengawinkan indukan lovebird?. Anda bisa mulai dengan proses memasukkan indukan lovebird ke dalam sangkar, namun jangan lupa untuk memastikan lebih dulu jenis kelaminnya antara jantan dan betina. Kemudian tunggulah dalam beberapa hari ke depan, biasanya setelah 4 - 10 hari akan terlihat indukan mulai bertelur atau masih belum. Jika kedua indukan memang berjodoh, biasanya Lovebird betina akan langsung bertelur rata-rata 3 butir jumlahnya. Namun masalahnya, hampir kebanyakan indukan betina tidak mau mengerami telurnya, dan hal inilah yang jadi penyebab telur-telur tersebut tidak menetas. Untuk mengantisipasi indukan yang tidak mau mengerami telur nya, Anda bisa mencoba memancingkan dengan mendekatkan pasangan induk Lovebird lainnya yang sudah mau mengerami telur. Apakah cara tersebut cukup efektif? Memang benar, cara ini terbukti efektif bisa memancing indukan yang tidak mau mengerami telurnya karena suara erangan indukan Lovebird yang sedang mengerami telur nya bisa membuat Lovebird yang lain akan mengikutinya. Tapi ingat ya, indukan Lovebird yang lain itu hanya didekatkan saja kandangnya bukan dijadikan satu kandang yang sama. Karena bisa berakibat fatal kalau dijadikan 1 kandang nantinya.
Jika indukan Lovebird sudah mulai mau mengerami telurnya, biasanya akan membutuhkan waktu sekitar 18-23 hari kurang lebihnya, dan hal itu termasuk waktu yang cukup lama. Dalam saat seperti ini, sebaiknya indukan Lovebird jantan Anda pisah lebih dulu. Tujuannya agar si jantan tidak mengganggu si betina ketika proses pengeraman berlangsung. Dan Anda biaa juga juga bisa menjodohkan Lovebird jantan tersebut dengan Lovebird betina lainnya. Saat indukan Lovebird dalam proses pengeraman telurnya, maka pemberian Makanan Lovebird yang berkualitas harus tetap terjaga. Anda bisa coba memberikan campuran bubur bayi dengan pelet ayam agar indukan lovebird selalu berada dalam kondisi paling vit alias dalam kondisi terbaiknya. Tapi perlu di ingat ya, jangan sering-sering mengintip indukan yang sedang mengerami telurnya agar proses pengeraman bisa berjalan dengan lancar. Ada lagi yang perlu diketahui, seekor Lovebird yang baru pertama kalinya bertelur, biasanya persentasi keberhasilan telurnya menetas sedikit sekali. Hal tersebut sangatlah wajar karena indukan Lovebird kemungkinkan masih belum siap kawin atau mungkin juga beberapa faktor lainnya, seperti usia yang masih belum mapan, faktor lingkungan sangkar dan sekitarnya dan juga faktor pakannya. Namun jangan khawatir, karena saat proses produksi yang kedua kalinya, biasanya telur akan dengan mudah menetas. Nah, telur indukan Lovebird yang pertama tadi yang gagal menetas itu biasanya sering disebut dengan nama telur dara.
Proses menetasnya telur-telur lovebird kebanyakan ditangani sendiri oleh indukannya. Anda tinggal menunggu saja sampai proses keluarnya anakan lovebird selesai dengan sempurna. Nah setelah itu, barulah Anda dapat melakukan proses pelolohan makanan ke anakan tersebut. Masalahnya, kapankah waktu yang tepat dan diperbolehkan untuk memisahkan anakan dengan indukannya? Disinilah pentingnya kita mengetahuiCara Ternak Lovebird Agar Sukses Untuk Pemulauntuk menghindari sekecil apapun kesalahan yang mungkin terjadi. Proses pemisahan anakan dengan indukan lovebird bisa dilakukan setelah anakan berusia sekitar 10 hari (2 mingguan). Jika anakan sudah terpisah dengan indukannya, pastikan Anda mengawasinya dengan extra. Berikan penghangat dengan memasang lampu 5 watt (lampu dop) dalam wadahnya.

Proses Meloloh Anakan Lovebird
Untuk meloloh anakan yang baru dari proses pemisahan lebih baik menggunakan suntikan dengan ukuran agak besar agar Lovebird tidak sampai tersedak nantinya. Jarum suntiknya harus benar-benar dipastikan sangat aman dengan cara melepas jarumnya lebih dulu untuk diganti dengan selang karet yang elastis, misalnya bisa menggunakan karet pentil. Untuk makanan anakan lovebird yang bagus bisa di coba dengan cara memberi makanan khusus bayi yang telah diseduh dengan air hangat atau juga bisa di loloh dengan makanan sehat lainnya yang tekstur nya sangat lembut. Proses meloloh anakan Lovebird bisa dilakukan dalam rentang waktu kisaran 4 jam sekali dan lakukan proses ini secara rutin sampai anakan lovebird sudah bisa makan dengan sendirinya. Jangan lupa memberikan perhatian ekstra dengan cara mengajaknya bermain di luar kandang atau memanggilnya dengan nama kesayangan dan lain sebagainya agar anakan lovebird bisa cepat jinak nantinya. Semakin Anda memperhatikannya dengan penuh perasaan, maka anakan lovebird tersebut tentu juga akan makin dekat dan jinak dengan Anda, karena sejatinya lovebird merupakan burung yang cukup jinak.

0 comments:

Posting Komentar