This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 11 Mei 2019

Budidaya Burung Puyuh








Burung puyuh merupakan salah satu hewan unggas yang dapat menghasilkan telor dan daging. Telor puyuh memang memiliki ukuran kecil, tapi rasa nya enak dan banyak disukai banyak kalangan. Telor puyuh bias diolah menjadi sate telor, dimasak oseng-oseng atau hanya direbus dimakan langsung. Sedangkan daging puyuh saat ini juga telah diolah sebagai kuliner yang cukup favorit. Prospek pasar telor puyuh memiliki angka permintaan yang semakin meningkat, sedangkan ketersediaan telur  puyuh masih sangat kurang. Tidak hanya telur dan dagingnya saja, kotoran puyuh bisa kita manfaatkan untuk pupuk kandang bahkan bisa dijadikan sebagai pakan ikan karen di dalam kotoran puyuh terkandung nilai crude protein yang cukup tinggi. Oleh karena itu budidaya burung puyuh cukup prospek untuk dikembangkan di Indonesia.
Berikut ini tahapan ternak puyuh yang harus anda ketahui:
1. Prasyarat Ternak Puyuh
Sebelum kita membuat kandang untuk ternak puyuh, sebaiknya kita pastikan terlebih dahulu lingkungan untuk ternak puyuh cukup ideal, seperti jauh dari jalan besar, pasar, bengkel, atau sumber kebisingan lainnya. Karena hal ini bisa mengakibatkan burung puyuh stress sehingga akan sulit untuk bertelur dan berkembang biak. Pastikan kandang burung puyuh berada di lingkungan yang tenang dan jauh dari keributan.
2. Lokasi Ternak Puyuh
Sebaiknya lokasi ternak puyuh kita:   Letaknya mudah dijangkau, kalau bisa strategis agar memudahkan kita dalam proses transportasi dan penjualan. Lokasi juga sebaiknya terbebas dari wabah penyakit. Hindari lokasi yang rawan banjir, ika iya, sebaiknyaa anda membuat kandang panggung yang memiliki tiang pondasi yang tinggi dan kokoh. Kandang puyuh sebaiknya memiliki sirkulasi udara yang baik.
3. Persiapan Kandang Puyuh
Setelah segala macam teori kita lewati, berikut ini persiapan membuat kandang puyuh, buatlah kandang puyuh yang: Memiliki temperatur suhu berkisar 20-25°C dengan tingkat kelembaban berkisar 30-80%. Hangat, berikan penerangan dengan memakai lampu 25-40 watt pada siang hari dan pada malam hari memakai lampu 40-60 watt.    Memungkinkan cahaya matahari bisa masuk ke kandang puyuh. Memiliki model kandang ideal, ada 2 jenis kandang puyh yaitu sistem sangkar (batere) dan sistem litter (lantai sekam ). Memiliki ukuran 1 m² untuk anak puyuh 90 – 100 ekor, kemudian saat usia puyuh mencapai 10 hari sebaiknya jumlah anak puyuh dikurangi hingga menjadi 60 ekor sampai berakhir masa anakan. Selanjutnya kandang berukuran 1 m² sebaiknya untuk menampung 40 ekor puyuh sampai masuk masa bertelur.
4. Pembuatan Kandang Puyuh
a. Kandang sebagai Induk Pembibitan
Kandang jenis pertama ini berfungsi sebagai tempat indukan puyuh untuk pembibitan, jenis kandang ini sangat mempengaruhi hasil produktifitas dan kualitas dari telur puyuh. Seseuaikan ukuran kandang yang Anda buat dengan jumlah indukan puyuh yang dipelihara. Kandang puyuh yang ideal untuk digunakan pembibitan yaitu 1 ekor puyuh dewasa dengan luasan kandang 200 m²
b. Kandang Untuk Indukan Petelur
Jenis kandang yang kedua adalah untuk indukan yang menghasilkan telur yang akan kita jual. Kandang ini memiliki ukuran yang sama dengan jenis kandang untuk induk pembibitan, namun pada jenis kandang ini Anda bisa sedikit menambah kepadatan puyuh dalam satu kandang.
c. Kandang Untuk Anak Puyuh
Jenis kandang puyuh ketiga adalah khusus untuk memelihara anak puyuh berumur 1 hari – 2 atau 3 minggu. Jenis kandang ini dianjurkan memakai pemanas ruangan untuk menjaga kehangatan anak puyuh. Ukuran kandang untuk anak puyuh idealnya PxLxT 100x100x40 cm dengan ketinggian kaki kandang  50 cm, ukuran kandang tersebut dapat menampung sekitar 90 – 100 anak puyuh.
d. Kandang Untuk Puyuh  3 – 6 minggu
Jenis kandang puyuh yang terakhir adalah untuk puyuh yang berusia 3 -6 minggu. Ukuran, bentuk dan kapasitas puyuh dalam kandang sama dengan jenis kandang untuk indukan petelur. Pada umunya jenis kandang ini memiliki alas berupa kawat ram. Dalam pembuatan kandang puyuh, pastikan juga anda memberikan perlengkapan pendukung seperti tempat makan dan minum puyuh, tempat bertelur hingga tempat obat-obatan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

5. Persiapan Bibit Puyuh
Setelah kandang siap, langkah selanjutnya adalah persiapan pengisi kandang, yaitu burung puyuh itu sendiri. Perlu kita ketahui, ada tiga jenis bibit berdasarkan tujuan pemeliharaannya, antara lain sebagai berikut ;
a. Bibit puyuh untuk telur konsumsi
Jenis bibit pertama adalah untuk memproduksi telur yang akan dijual, pilihlah jantan dan betina yang sehat serta tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya agar produksi bisa optimal.

b. Bibit puyuh untuk produksi daging
Jenis bibit selanjutnya adalah jenis puyuh yang akan kita jual puyuhnya, disini tujuan ternak kita adalah untuk produksi daging, sebaiknya dipilih bibit puyuh jantan dan jenis puyuh petelur afkiran
c. Bibit puyuh untuk penghasil telur tetas
Bibit selanjutnya adalah untuk enghasilkan telur tetas, sebaiknya anda memilih jenis bibit puyuh betina yang memiliki produktifitas telur yang baik dan untuk puyuh pejantan dipilih yang sehat dan sudah siap untuk dikawinkan.
6. Perawatan Puyuh
Setelah kita selesai dengan kandang dan bibit, langkah selanjutnya adalah tindahan perawatan agar ternak puyuh yang kita lakukan bisa optimal. Berikut ini tindakan perawatan yang sebaiknya kita lakukan:
a. Jaga Kebersihan Kandang
Pertama yang harus kita rawat adalah rutin membersihkan kandang secara rutin. Membersihkan kandang secara rutin dapat mencegah timbulnya penyakit dan sebaiknya lakukan vaksinasi pada periode waktu tertentu
b. Pengontrolan Penyakit
Perawatan puyuh yang selanjutnya adalah dengan mengendalikan penyakit. Kita perlu melakukan kontrol terhadapt puyuh secara berkala agar terhindar dari penyakit atau meminimalisir penyakit menjangkiti yang lainnya. Segera lakukan pengobatan pada puyuh yang skit sesuai dengan anjuran dinas peternakan atau penyuluh setempat.
c. Pakan Puyuh
Perawatan selanjutnya adalah dalam bentuk pemberian pakan, berupa pelet atau remah-remah serta bentuk tepung, sebaiknya anak puyuh diberikan pakan 2 kali yaitu pagi dan sore hari. Sedangkan untuk puyuh dewasa dan remaja diberikan satu kali sehari saja yaitu pada waktu pagi hari. Pemberian minum anak puyuh bisa dilakukan sepanjang hari.
Untuk minum sendiri kita bisa memberikannya secara bebas, artinya dipenuhi setiap saat. Anda dapat menggunakan air sumur atau air sungai. Hindari air minum yang telah tercemar, apalagi mengandung racun dan jangan lupa bersihkan tempat minum 3 hari sekali.
d. Pemberian Vaksinasi & Obat
Puyuh juga perlu diberikan vaksin agar kuat dalam neghadapi serangan bibit penyakit yang mungkin menjangkiti. Pemberian vaksin sebaiknya dilakukan pada usia 4 – 7 hari dengan jumlah dosis setengah dari jumlah dosis untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata ( intra okuler ) atau bisa menggunakan air minum ( peroral ).
7. Perawatan Masa Bertelur Puyuh

Setelah kita merawat puyuh selama 6 minggu, sebaiknya kita memisahkan antara pejantan dan betinanya. Jika Anda hanya berkeinginan untuk memproduksi telur puyuh konsumsi (untuk dimakan), tindakan yang baik adalah hanya menempatkan burung puyuh betina dalam satu kandang. Alasannya, telur puyuh yang tidak mengandung benih tidak mudah busuk dibandingkan yang mengandung benih (untuk ditetaskan). Jika berkeinginan untuk menghasilkan telur tetas juga, Anda dapat mencampur pejantan dan betina dalam satu kandang. Perbandingan yang ideal antara burung puyuh pejantan dan betina adalah 1 : 3 (1 pejantan dengan 3 betina).
8. Pemanenan
Langkah selanjutnya adalah yang dinanti-nanti oleh pembudidaya, yaitu proses pemanenan. Untuk memanen telur pyuh sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum anda memberi makanan (kurang lebih pukul 06.00). Telur-telur hasil pemanenan hendaknya ditempatkan pada suatu tempat. Telur yang retak dipisahkan dari telur yang utuh. Adalah hal yang baik pula jika Anda dapat memisahkan telur menurut ukurannya sehingga Anda mempunyai tingkatan ukuran telur dan tentunya harganya pun dapat Anda bedakan. Untuk pemanenan daging puyuh sudah bisa dilakukan pada usia 30 hari saja, tentu saja jika bobot puyuh sudah mencukupu kriteria permintaan. Untuk harganya sendiri biasanya antara 1000/ekor hingga 3000/ekor puyuh.

Demikianlah panduan cara ternak puyuh yang bisa kami bagikan, semoga bisa menjadi panduan untuk anda.


Peluang Bisnis Tauco





Jual Aspergillus sojae, Aspergillus oryzae
telp. 087731375234



Salah satu produk olahan kedelai yang sudah tidak asing lagi adalah tauco. Tauco adalah bumbu makanan yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia karean rasanya yang nikmat dan berbizi tinggi. Tauco terbuat dari biji kedelai (Glycine max) yang telah direbus, dihaluskan dan diaduk dengan tepung terigu kemudian dibiarkan sampai tumbuh jamur (difermentasi). Produk tauco mudah didapat di toko-toko atau supermarket. Masyarakat sudah semakin familier dengan produk tauco. Umumnya produk tauco yang dipasarkan sudah dikemas dengan menggunakan botol dan diberi label sehingga tampak eksklusif menambah daya tarik bagi konsumen.
Pada prinsipnya, tauco dihasilkan dari proses fermentasi kapang. Kapang merupakan salah satu jenis mikroba yang biasa disebut sebagai jamur, namun bukan jamur merang atau jamur shiitake yang biasa Anda konsumsi, melainkan jamur yang berukuran mikroskopis. Jenis kapang yang paling umum digunakan dalam pembuatan tauco adalah kapang Aspergillus oryzae, Rhizopus oryzae, dan Rhizopus oligosporus. Enzim-enzim pencernaan seperti amilase, protease, dan lipase yang dilepaskan oleh kapang selama proses fermentasi, mengakibatkan terjadinya pemecahan kandungan zat gizi dalam kedelai sehingga membentuk komponen gizi yang lebih sederhana. Protein kedelai diubah menjadi asam amino, lemak menjadi asam lemak, dan karbohidrat dipecah menjadi asam-asam organik seperti asam laktat dan alkohol. Reaksi antara asam organik dan alkohol menghasilkan ester-ester yang merupakan senyawa pembentuk cita rasa dan aroma. Salah satunya adalah menghasilkan rasa umami. Oleh karena itu tak heran jika penggunaan tauco dalam masakan bisa membuat cita rasa masakan jadi lebih sedap.
Teknik fermentasi mudah yaitu dengan direndam dengan air garam, kemudian dijemur pada terik matahari selama beberapa minggu sampai keluar aroma yang khas tauco atau rendaman berubah menjadi warna kecoklatan dihasilkan dari reaksi Mailard, yaitu reaksi antara asam amino dan gula yang terbentuk selama fermentasi. Pada pertengahan prosesnya, rendamannya sering mengeluarkan bau yang menyengat seperti ikan busuk/bau terasi.Dalam pembuatan tauco, biasanya ditambahkan tepung-tepungan seperti tepung beras, tepung terigu, atau tepung ketan. Tujuannya adalah menambah sumber ‘makanan’ yang dapat merangsang pertumbuhan kapang dan menambah volume produk yang dihasilkan.
Dari beberapa produsen tauco tradisional mengatakan bahwa hasil rendaman, air rendamannya itulah diolah menjadi kecap sedangkan biji kedelainya menjadi tauco. Tauco dapat disimpan lama sampai bertahun tahun, dan tidak akan rusak atau basi selama penyimpanannya tidak terkena air mentah ataupun terkontaminasi dengan bahan organik lainnya. Tauco dapat disimpan lama karena kadar garamnya cukup tinggi (diatas 15%). Secara detail proses pembuatan Tauco adalah sebagai berikut:
                     BAHAN
                     Kedelai
                     Tepung beras.
                     Laru tempe.
                     Garam.
                     PERALATAN
                     Wadah perendam.
                     Wadah perebus.
                     Tampah
                     Kompor
                     Kain penyaring
                     CARA PEMBUATAN
         Perendaman. Kedelai dibersihkan dan dicuci sampai bersih. Kemudian kedelai direndam di dalam air bersih selama 12-24 jam.
         Pengupasan dan pembuangan kulit. Kedelai dimasukkan ke dalam karung atau bakul, kemudian diinjak-injak sehingga terbelah dua, dan kulit biji terkelupas. Kulit biji dibuang, dan biji dicuci sampai bersih. Pengupasan dan pembuangan kulit-kulit juga dapat dilakukan dengan menggunakan mesin.
         Perebusan. Biji direbus selama 1-2 jam. Kemudian ditiriskan.
         Penambahan tepung beras. Biji kedelai yang telah ditiriskan, ditambah dengan tepung beras. Sebelumnya, tepung beras ini telah disangrai. Tiap 10 kg kedelai ditambah dengan tepung beras sebanyak 2 kg. Pengadukan dilakukan agar kedelai dan tepung beras tercampur rata.
         Fermentasi kapang. Campuran kedelai tepung beras ditaburi dengan ragi tempe (1 gram tempe untuk tiap kg kedelai), diaduk agar tercampur rata, dan selanjutnya dihamparkan diatas tampah setinggi 2-3 cm. Campuran ini ditutup dengan daun pisang. Tampah diletakkan di atas para-para yang terlindung dari serangga, panas dan hujan. Fermentasi ini berlangsung selama 2-3 hari sampai terbentuk tempe yang lebat pertumbuhan kapangnya.
         Penjemuran tempe. Tempe disuir-suir atau dilepaskan butiran-butirannya. Setelah itu butiran tempe dijemur sampai kering.
         Penyiapan larutan garam 20%. Untuk membuat 10 liter larutan garam 20% dilakukan dengan cara berikut. Garam sebanyak 2 kg dimasukkan ke dalam ember, kemudian ditambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai volume larutan menjadi 10 liter.
         Fermentasi garam. Butiran tempe kering direndam di dalam larutan garam. Tiap kg kedelai membutuhkan larutan garam sebanyak 1 liter . Prendaman di lakukan di dalam wadah perendam selama 2 minggu. Hasil fermentasi disebut dengan tauco mentah.
         Penyiapan bumbu.
Gula merah diiris-iris, kemudian dilarutkan dengan air (tiap kg kedelai membutuhkan 250 gram gula merah, dan 25 ml air untuk melarutkan gula tersebut). Jahe dan lengkuas dikupas kemudian dipukul-pukul sampai memar (tiap kg kedelai membutuhkan jahe dan laos, masing-masing 20 gram), dan Jahe dan lengkuas dimasukkan ke dalam larutan gula, kemudian dimasak sampai mendidih dan disaring dengan kain saring. Larutan ini disebut larutan gula berbumbu, dan digunakan untuk membumbui tauco.
         Pembumbuan dan perebusan tauco. Tauco mentah ditambah dengan larutan gula berbumbu. Kemudian tauco mentah dididihkan selama 3-4 jam sehingga cairan tauco mengental. Hasil perebusan ini disebut sebagai tauco masak. Tauco masak dapat ditambah dengan monosodium glutamat sebanyak 1 gram untuk tiap kg tauco, agar memberikan rasa yang lebih sedap terhadap masakan.
         Pengawetan. Tauco masak ditambah dengan bubuk natrium benzoat agar dapat disimpan lama. Tiap kg tauco masak membutuhkan 1 gram natrium benzoat.
         Pengemasan. Tauco masak dikemas di dalam kantong plastik dan mulut kantong diikat dengan gelang karet kuat-kuat.


Peluang Bisnis Tapioka









Tapioka adalah salah satu jenis tepung berbahan baku singkong yang banyak dibutuhkan oleh konsumen rumah tangga atau industri untuk aneka olahan makanan, pembuatan glukosa, dekstrin, nata de cassava, briket arang, bioetanol, dan lain-lain. Glukosa dan destrin sangat diperlukan oleh berbagai industri, antara lain industri kembang gula, pengalengan buah-buahan, pengolahan es krim, minuman dan industri peragian. Tapioka juga banyak digunakan sebagai bahan pengental, bahan pengisi dan bahan pengikat dalam industri makanan, seperti dalam pembuatan puding, sop, makanan bayi, es krim, pengolahan sosis daging, industri farmasi, dan lain-lain. Potensi pasarnya cukup besar, karena penggunaan tepung tapioka semakin variatif dan berkembang, sehingga kebutuhannya juga meningkat dari tahun ke tahun.
Industri tepung tapioka banyak terdapat di daerah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan baik skala home industri atau pabrikan. Harga tepung tapioka eceran fluktuatif berkisar Rp.6500 – Rp.8.500. Kemitraan antara petani singkong dengan para produsen tepung tapioka, sehingga produksi singkong dan tepung tapioka dapat ditingkatkan. Pada dasarnya semua jenis singkong dapat diolah menjadi tepung tapioka, namun untuk mendapatkan hasil yang terbaik sebaiknya singkong dipilih yang berkualitas baik yaitu warna putih, kadar pati tinggi, kulit tipis dan mudah dikupas, kadar HCN rendah di bawah 50 mg/Kg. Beberapa jenis singkong yang memiliki kualitas cukup baik untuk industri tepung tapioka antara lain; singkong Gajah, Darul Hidayah, Meni, Kaspro, Gatot Koco, Thailand, dan lain-lain.

Proses Produksi Tepung Tapioka

1.      Pengupasan
Pengupasan dilakukan dengan cara manual yang bertujuan untuk memisahkan daging singkong dari kulitnya dengan menggunakan pisau. Singkong setelah dikupas langsung dimasukan ke dalam bak pencucian agar tidak menimbulkan berkembangnya HCN. Selama pengupasan, dilakukan pula tahap pemilihan singkong yang berkualitas tinggi dari singkong lainnya. Singkong yang kualitasnya rendah tidak diproses menjadi tapioka dan dijadikan sebagai makanan untuk ternak.

2.      Pencucian
Pencucian dilakukan dengan menggunakan bak air yang mengalir atau dilakukan secara mekanis dengan menggunakan drum beruji yang berputar digerakan dengan mesin diesel. Lakukan pembilasan hingga bersih, sehingga warna tapioka putih bersih.

3.      Pemarutan.
Pemarutan dilakukan dengan mesin pemarut, sehingga cepat dan efesien. Mesin pemarut dapat dipesan di bengkel.

4.      Pemerasan
Tahap pemerasan ini dilakukan dengan menggunakan saringan goyang. Dimana setelah dilakukan pemarutan dan dihasilkan bubur singkong, lalu bubur singkong tersebut diletakkan di atas saringan yang digerakkan dengan mesin. Pada saat saringan bergoyang, ditambahkan pula air melalui pipa berlubang. Pati yang dihasilkan ditampung dalam bak pengendapan.

5.      Pengendapan.
Pati hasil pemerasan diendapkan dalam bak pengendapan selama 4 jam. Air di bagian atas endapan dialirkan dan dibuang, sedangkan endapan diambil dan dikeringkan. Dan dapat disimpan dalam bak pengendapan selama beberapa hari.

6.      Pengeringan.

Tahap pengeringan dapat menggunakan mesin oven (Suhu pengeringan   + 450C) atau menggunakan tenaga matahari. Hal yang penting diperhatikan adalah pengeringan tidak boleh terlambat karena akan menyebabkan perubahan kecoklatan dan berkembangnya jamur yang menyebabkan warna tepung tapioca kurang cerah. Kelemahan penjemuran dengan matahari adalah memerlukan lahan yang luas, dan seringkali cuaca kurang mendukung sehingga panas tidak optimal. Sedangkan mesin oven harganya cukup mahal berkisar 12 juta kapasitas 100 Kg dan 50 juta kapasitas 300 Kg. Sebaiknya tepung tapioka yang dihasilkan mengandung kadar air 13-15%.


Cara Membuat Tahu





Jual GDL (penggumpal tahu)
087731375234


Tahu merupakan produk makanan berbahan baku kedelai yang sudah dikenal sejak lama di Indonesia. Berbeda dengan tempe yang merupakan makanan asli Indonesia, tahu merupakan produk makanan asal China. Sebagaimana produk tempe, tahu juga banyak digemari oleh masyarakat Indonesia karena memiliki cita rasa yang nikmat, bergizi tinggi dan harganya juga terjangkau. Di Indonesia, tahu sudah menjadi makanan yang sangat familier dikonsumsi oleh masyaratkat kelas bawah maupun kelas atas. Tahu sudah menjadi masakan yang sangat familier banyak dijumpai di warung-warung sekelas warteg hingga restoran papan atas. Selain sebagai menu masakan lauk pauk, tahu telah diolah menjadi berbagai aneka produk makanan khas seperti; tahu bakso, siomay, tahu goreng, tahu gejrot, gado-gado dan aneka camilan seperti keripik tahu dan lain-lain. Hal ini menunjukan bahwa tahu memiliki pangsa pasar  yang luas.
Tahu merupakan produk makanan yang mudah rusak karena memiliki kadar air dan protein tinggi merupakan media tumbuh yang potensial bagi mikroorganisme pembusuk. Produk tahu memiliki umur simpan yang singkat 2-3 hari, hal ini menjadi faktor kendala untuk mencapai pasar yang lebih luas. Umumnya para pengrajin tahu berproduksi dalam skala home industri dengan kapasitas produksi sesuai kemampuan memasarkan hasil produksinya.
Untuk meningkatkan daya tahan tahu, umumnya para pengrajin tahu mencampurkan bahan pengawet. Namun, untuk mengawetkan tahu sebaiknya dilakukan dengan bahan-bahan yang aman tidak menimbulkan penyakit atau kematian terhadap konsumen. Penggunaan bahan-bahan berbahaya seperti formalin harus dihindari. Tahu yang telah direndam dengan formalin teksturnya menjadi kompak dan keras dan kadar airnya lebih sedikit. Tahu yang memiliki kualitas baik adalah memiliki warna cerah dan bersih, tidak keras, tidak berbau, menggunakan pewarna alami seperti kunyit. Pengawetan tahu yang aman dan murah dapat dilakukan dengan menggunakan bahan kalium sorbat. Tahu yang direndam dalam larutan air mendidih yang dicampur kalium sorbat 0,3%, memiliki  umur simpan seminggu dalam suhu kamar. Cara lain yang umumnya digunakan oleh para pengrajin tahu adalah dengan merendam dalam larutan kunyit yang telah disaring dan ditambahkan air jeruk nipis yang dipanaskan hingga mendidih. Cara ini dapat mengawetkan tahu selama 3 hari.
Industri tahu umumnya merupakan industri skala rumahan dengan jumlah tenaga kerja sedikit kurang lebih 2-6 orang dan investasi yang diperlukan tidak terlalu besar. Teknologi proses pada industri tahu sederhana dan mudah dipelajari sehingga industri tahu dapat dijalankan oleh siapa saja. Industri tahu juga tidak memerlukan tempat produksi yang luas dan dapat dijalankan di area perkampungan maupun perkotaan asalkan limbahnya dapat tertangani dengan baik dan tidak mengganggu lingkungan. Industri tahu menghasilkan limbah ampas tahu dan limbah cair tidak berbahaya, namun jika pengelolaannya tidak baik dibuang begitu saja ke lingkungan dapat mengganggu kenyamanan lingkungan.

B. Teknik Produksi
            Proses produksi tahu relatif mudah dan sederhana serta tidak membutuhkan investasi yang tinggi. Secara umum proses produksi tahu hampir sama, hanya saja ada yang menggunakan bahan kimia untuk penggumpal dan ada yang alami. Prinsip dasar pembuatan tahu adalah; sortasi, perendaman, penggilingan dan pengenceran, perebusan, penyaringan, penggumpalan, pencetakan, pengirisan, pengemasan.
a. Bahan
1) Kedelai 50 kg per hari
2) Air
b. Alat
1) Ember besar
2) Tampah (nyiru)
3) Kain Saring
4) Kayu pengaduk
5) Cetakan Terbuat dari papan kayu
6) Keranjang
7) Tungku perebusan dari semen yang dilapisi stainless
8). Mesin gilingan

            Setelah alat dan bahan disiapkan, maka proses produksi dapat dilakukan. Langkah-langkah proses produksi tahu adalah sebagai berikut:
1. Penyortiran
            Penyortiran kedelai dilakukan untuk menghilangkan kotoran-kotoran seperti batuan-batuan kecil, daun-daun atau batang tanaman yang terbawa pada kedelai, atau kedelai yang cacat, sehingga hanya kedelai yang memiliki kualitas bagus saja yang digunakan untuk proses pembuatan tahu.
2. Perendaman
Setelah didapatkan kedelai disortasi, kemudian direndam dengan menggunakan air bersih selama kurang lebih 8 jam. Pada saat perendaman hindaran terkena oleh bahan kimia seperti sabun, air yang mengandung kaporit, terkena garam, atau minyak.
3. Pencucian
            Setelah direndam, kedelai yang sudah mengembang dan lunak kemudian dicuci bersih dengan menggunakan air sumur, sebaiknya dicuci pada air yang mengalir agar lendirnya terbawa sehingga kedelai lebih bersih. Pencucian bertujuan untuk menghilangkan lendir dan sifat asam. 4.Penggilingan.
Kedelai yang telah dicuci kemudian digiling dengan menggunakan mesin dan sambil ditambahkan air sedikit demi sedikit hingga dihasilkan bubur kedelai yang berwarna putih. Bubur kedelai ini siap untuk direbus. Dengan menggunakan ember, bubur kedelai tersebut dituangkan ke dalam bak perebusan.
5. Perebusan
            Perebusan dilakukan dengan menggunakan bak terbuat dari semen yang di dalamnya dilapisi bahan stainless dengan diameter 1 m dan tinggi kurang lebih 1,2 m. Bak perebusan menggunakan bahan bakar kayu, sekam, atau sisa-sisa gergajian. Penggunakan bahan bakar tersebut lebih efesien dan lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan gas. Perebusan dilakukan selama kurang lebih 1 jam, selama perebusan lakukan pengadukan terus menerus.
6. Penyaringan
Setelah mendidih, larutan bubur kedelai  tersebut disaring dengan menggunakan kain kasa yang sangat halus, hasil endapannya ditampung dalam sebuah bak semen yang bagian dalamnya dilapisi bahan stainless. Lakukan pemerasan atau pengepresan sehingga sari kedelai dapat terpisahkan dengan optimal, kemudian pisahkan ampasnya. Sari kedelai yang telah tertampung kemudian tambahkan air, larutkan 3 ml asam cuka untuk 1 liter sari kedelai, sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan-lahan. Asam cuka kadar 70 -90% berfungsi membantu dalam penggumpalan sari kedelai.
7. Pencetakan
Setelah sari kedelai mengalami pengendapan dan menggumpal, langkah selanjutnya adalah melakukan pencetakan. Pencetakan dapat dilakukan dengan menggunakan cetakan yang terbuat dari kayu berukuran luasnya 40 x 40 cm2 tingginya kurang lebih 10 cm seperti pada gambar di bawah ini, pada tiap sisi cetakan dibuat lubang untuk pengeluaran air. Siapkan papan cetakan kosong dan bagian atas dilapisi kain halus dan tipis. Kemudian, sari kedelai dituangkan ke cetakan yang sudah dilapisi kain tipis tersebut, susun cetakan 2-5 unit, kemudian bagian atas nya ditutup dengan papan kayu, cetakan paling atas di beri pemberat dengan menggunakan ember yang diisi air.
8. Pemotongan
            Setelah sari kedelai dipres kurang lebih 15 menit, sehingga kadar airnya rendah maka dihasilkan tahu dalam bentuk lembaran sesuai dengan ukuran cetakannya. Tahu yang masih dalam lembaran tersebut pindahkan bersama papan cetakannya dan susun dengan rapi dalam ruang pemotongan. Pemotongan harus dilakukan segera, sehingga tahu tidak menjadi lembek dan basi. Tahu yang masih lembaran, berwarna putih tersebut dipotong-potong dengan menggunakan pisau stainlees yang tajam.
9. Pengukusan Tahu
Tahu yang telah dipotong-potong kemudian dikukus dengan menggunakan panci. Jika kita menghendaki tahu berwarna kuning, maka dapat dilakukan perebusan tahu yang sudah dipotong-potong dengan menambahkan bahan kunyit yang ditumbuk. Tahu tersebut akan berwarna kuning dan memiliki cita rasa khas lebih nikmat. Selain itu, tahu potongan yang masih mentah tersebut juga dapat digoreng dengan ditambahkan bumbu, kemudian direndam dalam air.
10. Pengemasan
            Tahu yang telah dikukus kurang lebih 15-20 menit kemudian dikemas dengan menggunakan plastik yang ditambah air agar tahu dapat bertahan kurang lebih 3-4 hari. Jika kita ingin memasarkan produk tahu ke supermarket dengan segmen pasar menengah ke atas, maka produk kita harus memiliki tampilan yang menarik selain cita rasanya enak.


Peluang Bisnis Susu Kedelai




Jual Aneka Starter Mikroba Untuk bikin nata de coco, kecap, oncom, dll
Telp. 087731375234


Susu kedelai adalah salah satu produk olahan kedelai yang sudah sangat popular dan digemari oleh banyak kalangan.Susu kedelai ini merupakan minuman alternatif susu sapi yang lezat dan sehat. Susu kedelai bisa diminum langsung maupun sebagai campuran bahan makanan lain, seperti cereal.Selain memiliki kandungan gizi yang tinggi dan baik bagi kesehatan, rasanya juga nikmat dan segar. Bahan baku kedelai merupakan bahan baku yang mudah didapat di Indonesia, baik kedelai lokal maupun kedelai impor, dan harganya juga relatif terjangkau berkisar antara 8-9 ribu per Kg. Ada 2 jenis kedelai yaitu kedelai hitam dan kedelai kuning, umumnny kedelai hitam banyak digunakan oleh industri tahu dan tempe, sedangkan kedelai hitam umumnya digunakan untuk industri kecap. Sedangkan susu kedelai dapat dibuat menggunakan bahan baku kedelai kuning atau kedelai hitam.
Susu kedelai memiliki kandungan protein yang tinggi, satu cangkir susu kedelai mengandung 5 gram total lemak, 80 kalori, dan protein sekitar 7 gram. Selain itu susukedelai juga kaya vitamin B-6 dan mengandung magnesium, phosphorus, riboflavin, serta thiamin. Kalau dibandingkan dengan biji-bijian lain, kacang kedelai memiliki lebih banyak protein. Protein sendiri dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan memelihara jaringan tubuh, termasuk organ dan otot.  Bedanya dengan susu sapi adalah susu kedelai tidak mengandung kolesterol dan kandungan lemak jenuhnya juga sangat rendah. Salah satu manfaat dari konsumsi susu ini adalah memenuhi kebutuhan serat dan menyehatkan organ pencernaan.
Susu kedelai banyak kita jumpai di pasaran di warung hingga di supermarket. Produsen susu kedelaiada yang merupakan olahan pabrikanatau home industri. Agar pemasarannya luas, maka produk susu kedelai dikemas dengan kemasan plastik yang aman, dengan disertai label dengan desain yang menarik.
Membuat susu kedelai relatif mudah, namun penting diperhatikan bagaimana membuat susu kedelai yang tidak langu dan berasa segar dan nikmat. Dalam proses pembuatan susu kedelai ini, pemanasan filtrat atau hasil saringan kedelai harus selalu diperhatikan. Cara membuat susu kedelai agar tidak langu itu cukup simpel, selama proses pemanasan, filtrat perlu diaduk terus sambil ditambahkan gula dan perasa (essens), seperti rasa moka, vanili, dan lain sebagainya.
Tujuan dari pengadukan adalah untuk bisa menghacurkan gula dan meratakan perasa, serta mencegah mendidihnya filtrat. Karena kalau filtratnya sampai mendidih, protein yang terkandung di dalam kedelai akan pecah atau rusak, sehingga susunya menjadi menggumpal, dan juga tidak bisa bertahan lama karena mudah terjadi pembusukan.
Langkah Dasar Membuat Susu Kedelai Murni
Langkah pertama adalah mencuci kacang kedelainya terlebih dahulu dengan air bersih, lalu rendam selama 5 jam sampai ukurannya jadi membesar dan terasa empuk. Setelah itu, bersihkan kulit arinya, dan juga hilangkan dari segala macam kotoran.Kemudian kedelai yang sudah direndam tadi dimasukkan ke dalam blender, lalu tambahkan air dengan perbandingan kira-kira 1:3, 1 mangkuk kedelai dicampurkan dengan 3 mangkuk air.Blender kacang kedelai sampai halus lalu saring dengan menggunakan kain putih atau kain kasa atau saringan yang lubangnya kecil.Bisa juga dilakukan blender dan penyaringan berulang dari 3 bagian air agar sari kedelainya keluar lebih banyak.Selanjutnya adalah perebusan.Tujuannya itu untuk membersihkan dari kuman, menambah khasiat bagi tubuh, serta mengurangi aroma kedelai yang masih langu.Pada tahap perebusan ini, kita bisa menambahkan bahan-bahan sesuai dengan keinginan, seperti daun pandan atau vanili, jahe, bubuk coklat, gula, sedikit garam, dan lainnya.Minuman ini cocok disajikan selagi hangat ataupun didinginkan terlebih dahulu di kulkas.

Cara Membuat Susu Kedelai Agar Tidak Langu
Bahan-bahan
a)      ½ kg kacang kedelai
b)      1 bungkus vanili
c)      Gula pasir secukupnya
d)     Garam secukupnya

Alat-alat
1)      Kompor
2)      Blender / mesin susu kedelai
3)      Panci
4)      Saringan

Cara Membuat Susu Kedelai Sederhana
1.      Pertama, siapkan kacang kedelai yang akan diolah, sortasi, dan cuci bersih dengan menggunakan air mengalir, bersihkan dari segala kotoran.
2.      Setelah itu rebus kacang kedelai kurang lebih selama 15 menit.
3.      Kemudian angkat rebusan kedelai, setelah itu rendam dengan menggunakan air bersih semalaman supaya terasa lunak dan kulit airnya mengelupas dengan mudah. Lalu tiriskan.
4.      Blender dengan ditambahkan air secukupnya.
5.      Tuang kacang kedelai yang sudah di blender ke dalam sebuah wadah, lalu tuangkan air mendidih secukupnya.
6.      Saring untuk bisa memisahkan ampasnya.
7.      Cara membuat susu kedelai agar tidak langu itu sebelum bisa dikonsumsi, ada baiknya susu kedelai yang sudah disaring tadi dimasak terlebih dahulu sampai mendidih untuk menghilangkan bakteri-bakteri jahat penyebab kuman, dan tentunya untuk membuat susu kedelai tidak langu.
8.      Setelah rebusan susu kedelainya mulai mendidih, kecilkan api sambil terus mengaduk susu kedelainya selama kurang lebih 15 menit. Tahap perebusan ini sangat penting supaya sari-sari yang dimiliki kedelai tidak mengendap, selain itu juga untuk membuat susu kedelai buatan Anda tahan lama.Kita juga bisa menambahkan garam dan gula sesuai dengan selera Anda. Untuk menambah lezat aromanya, Anda juga bisa menambahkan vanili.

B. Manfaat Susu Kedelai Untuk Kesehatan
1.) Menurunkan Kolesterol
Berdasarkan hasil penelitian, susu kedelai memiliki kadar lemak jenuh yang rendah, karena sebagian besar lemaknya tek jenuh dan non-kolesterol, berbeda dengan susu sapi yang memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi. Asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda dalam kedelai bisa menghambat pengangkutan kolesterol ke dalam aliran darah. Asupan kedelai yang rutin secara signifikan bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Jadi, susu kedelai aman untuk dikonsumsi sehari-hari.
2.) Menurunkan Berat Badan
Secangkir susu sapi memiliki sekitar 12 gram gula, sedangkan susu kedelai hanya 7 gram. Inilah alasannya kenapa jumlah kalori dalam satu cangkir susu kedelai jauh lebih sedikit kalau dibandingkan dengan susu sapi. Asam lemak tak jenuh tunggal dalam susu kedelai terbukti bisa menghambat penyerapan lemak di usus. Selain itu, minum susu kedelai bisa memberikan efek kenyang lebih lama. Jadi aman bagi Anda yang sedang diet.
3.) Mencegah Osteoporosis
Susu kedelai kaya akan kandungan gizi yang menyehatkan. Kandungan fitoestrogen dalam susu kedelai bisa membantu mempercepat penyerapan kalsium oleh tubuh dan juga mencegah hilangnya massa tulang.
4.) Sumber Protein
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, susu kedelai memiliki kandungan protein yang cukup tinggi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, terutama pada masa pertumbuhan. Susu kedelai memiliki kandungan protein yang jumlahnya hampir sama dengan susu sapi. Susu kedelai juga mengandung protein nabati yang bisa mencegah kerapuhan tulang belakang atau yang biasa disebut dengan ‘osteoporosis’.
5.) Baik Untuk Jantung
Lemak jenuh yang tinggi akan meningkatkan kadar kolesterol buruk serta bisa meningkatkan resiko jantung. Susu kedelai dipercaya sangat baik untuk kesehatan jantung karena jumlah lemak jenuh pada susu kedelai sangat sedikit. Karena susu kedelai tidak mengandung kolesterol, jadi aman bagi Anda yang takut kegemukan.
6.) Mencegah Diabetes Melitus
Diabetes Melitus muncul karena tubuh kekurangan Insulin yang akan mengakibatkan kelainan metabolisme karbohidrat, protein, lemak, air, dan elektrolit. Susu kedelai yang mengandung Asam Amino Glisin dan Asam Amino Arginin mampu menjaga keseimbangan Hormon Insulin. Selain itu, protein dalam susu kedelai lebih mudah diterima organ ginjal dibandingkan dengan protein hewani. Karena itu Susu Kedelai baik dikonsumsi oleh penderita Diabetes Melitus.
7.) Minuman Untuk Vegetarian
Bagi Anda para vegetarian, susu kedelai menjadi pilihan yang tepat untuk bisa mendapatkan sumber gizi yang tinggi tanpa harus mengkonsumsi makanan hewani. Selain enak dan menyegarkan, nilai gizinya tidak kalah dengan susu sapi. Susu kedelai merupakan minuman sumber vitamin (B1,B2,B6, dan provitamin A), sumber mineral (Kalsium, Magnesium, Selenium, Fosfor), sumber Karbohidrat, sumber Protein, dan sumber lemak.
8.) Mencegah Kanker
Susu Kedelai merupakan salah satu minuman kesehatan sumber mineral, selenium, Vitamin E, Isoflavon, dan Asam Amino Triptopan. Untuk mengatasi paparan radikal bebas pemicu, kanker diperlukan zat atau senyawa yang berfungsi sebagai anti-oksidan. Selain Selenium, anti-oksidan pada Susu Kedelai adalah Vitamin E dan Genistein, yang secara sinergis mampu menghalau kanker.
9.) Mencegah Penuaan Dini
Bagi setiap orang, menjadi tua adalah sebuah kepastian yang sebenarnya tidak perlu ditakutkan. Salah satu cara yang diyakini paling ampuh menangkal penuaan dini adalah dengan mengandalkan Anti Oksidan yang bersumber dari makanan atau minuman, dan anti-oksidan itu salah satunya bisa Anda dapatkan di susu kedelai.
Mengkonsumsi makanan atau minuman sumber anti-oksidan merupakan pilihan bijak, sekaligus pilihan tepat untuk mengatasi penuaan dini.Anti oksidan umumnya berasal dari golongan vitamin dan mineral; diantaranya vitamin B, E, C, Beta-Karoten, Chromium, Selenium, Kalsium, Tembaga, Magnesium, dan Isoflavon.
10.) Baik Untuk Hati
Kandungan lemak jenuh dalam susu kedelai sangat kecil terutama lemak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda. Selain itu susu kedelai juga tidak mengandung kolesterol sehingga sangat baik dikonsumsi orang yang menderita penyakit koroner.