Sabtu, 13 Juli 2019

Prospek Pasar Nata De Coco



Jual Bibit Nata De Coco (Acetobacter xylinum)
Telp. 087731375234



Di Indonesia, nata de coco biasa disebut sari kelapa dan mulai dikenalkan pada tahun 1973 dan populer di pasaran pada tahun 1981. Nata de coco pertama kali berasal dari Filipina. Kata nata berasal dari bahasa Spanyol yang berarti krim, sedangkan dalam bahasa Latin disebut natare berarti terapung.  Di pasaran, telah banyak beredar produk nata de coco disajikan dalam kemasan gelas plastik dicampur sirop dengan aneka rasa. Selain itu, nata de coco biasanya juga menjadi campuran minuman cocktail. Di Indonesia, produk nata de coco amat digemari karena rasanya yang nikmat menyegarkan dan menyehatkan juga karena kandungan seratnya yang tinggi dan rendah kalori. 

Produk minuman siap saji nata de coco memiliki pangsa pasar yang besar dan persaingan yang cukup ketat. Permintaan produk nata de coco cukup tinggi disebabkan produk ini memiliki cita rasa yang nikmat dan kaya serat sehingga baik untuk kesehatan serta cocok bagi konsumen yang sedang melakukan diet. Karena itu, nata de coco memiliki pangsa pasar yang luas baik dalam negeri maupun luar negeri, dari anak-anak sampai orang dewasa. Nata de coco saat ini sudah semakin familier digunakan untuk berbagai makanan kecil antara lain puding, cocktail, manisan, es campur, dan lain-lain. Di pasar domestik, permintaan nata de coco biasanya meningkat tajam pada saat menjelang hari raya Lebaran, Tahun Baru, Natal, dan acara-acara penting lainnya. Banyaknya permintaan pada waktu-waktu tersebut menyebabkan banyak rumah tangga yang membuat usaha musiman nata de coco. Di bulan puasa, di kota-kota seluruh Indonesia banyak para pedagang kolak, es buah, cocktail, yang menggunakan bahan nata sebagai bahan campuran.

Permintaan produk minuman nata de coco meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini mendorong meningkatnya kebutuhan akan bahan baku nata de coco. Kebutuhan bahan baku nata de coco oleh industri besar mendorong para petani nata de coco meningkatkan produksinya. Hal ini juga berpengaruh meningkatnya kebutuhan bahan baku air kelapa. Permintaan industri minuman nata de coco masih terbilang tinggi dan sebagian belum terpenuh.Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku nata, industri minuman banyak bermitra dengan petani nata de coco.


0 comments:

Posting Komentar